Sekarung Gandum di Punggung Khalifah

……Kisah Motivasi…

Sekarung Gandum di Punggung Khalifah

Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, (sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim.(QS.Al-An’aam(6) : 52)

Malam belum beranjak jauh. Dari sebuah rumah yang nyaris rubuh terdengar tangisan seorang anak yang begitu menyayat hati. Suara seorang bocah yang menangis entah karena apa.

Seorang laki-laki tak dikenal merapat ke tepi jendela rumah sederhana dan kumuh itu. Suara tangisan itu mengetuk hatinya untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi.

Laki-laki asing itu kini tahu bahwa si anak menangis karena kelaparan, sedangkan ibunya tak memiliki sedikit pun makanan. “Diamlah anakku sayang, ibu sedang memasak untuk makan malammu. Kita akan makan bersama kalau makanan ini sudah matang,” ujar si ibu.

Namun laki-laki di dekat jendela itu sangat kaget, karena yang sesungguhnya dimasak si ibu adalah bebatuan. Si ibu berpura-pura memasak makanan, dengan harapan anaknya akan tertidur karena kelelahan menunggu. Itulah satu-satunya cara yang bisa ia lakukan untuk menenangkan dan menghibur sang buah hati dari rasa lapar.

Sambil mengaduk batu, sang ibu pun bergumam, “Alangkah enaknya hidup menjadi seorang khalifah tak pernah merasakan kesusahan sebagaimana yang dialami rakyatnya. Bahkan khalifah tak pernah tahu ada rakyatnya yang kelaparan.”

Suara wanita tersebut terdengar menyebut-nyebut nama khalifah dengan nada kesal. Mendengar semua itu, laki-laki yang ada di tepi jendela itu tiba-tiba mengucurkan air mata. Dialah orang yang tengah diceritakan wanita itu. Khalifah Umar bin Khattab, pimpinan tertinggi negeri.                                                                      ……Kisah inspirasi…….

Ia pun pergi meninggalkan rumah itu menuju ke gudang makanan yang ada di kota, dan mengambil sekarung bahan makanan. Ia kemudian memanggul karung makanan tersebut untuk diberikan kepada keluarga yang sedang kelaparan itu.

Ketika seorang pegawainya menawarkan untuk memanggulkan karung tersebut, khalifah serta-merta menolaknya. Menurut khalifah sungguh tak pantas seorang pemimpin menyuruh bawahannya mengerjakan hal yang sebenarnya masih bisa dilakukannya. Khalifah Umar justru balik bertanya, “Beranikah kamu menggantikan memanggul tanggungjawabku di akherat kelak?”

Tak hanya memanggul bahan makanan, khalifah Umar pun memasakkannya dan menemani keluarga itu makan malam. Sebelum pamit pulang, khalifah masih sempat menghibur sang anak hingga tertidur pulas. Sampai Khalifah Umar pulang, keluarga itu tak pernah tahu bahwa yang datang memanggul karung dan mempersiapkan makanan buat mereka malam itu adalah Khalifah Umar bin Khattab..Lanjutkan baca kisah inspiratif berjudul Biji Kopi DI SINI

 

Pilih Kisah Inspiratif yang anda sukai

» Jangan Berhenti Mengasah Kapak (Kisah Inspiratif dan Motivasi)

» Hidup adalah Roller Coaster Gratis (Kisah Penggugah Jiwa)

» Saudagar Kaya dengan Empat Orang Istri  (Cerita Motivasi Kehidupan)

» Makhluk Sang Jujur ( Cerita Kecerdasan Spiritual)

» Tokek Budeg (Kisah Inspiratif Orang Sukses)

» Kisah Ita ( Renungan Kehidupan)

» EQ di Tempat Kerja (Kisah Inspiratif Orang Sukses)

sumber: Ary Ginanjar Agustian, Bangkit dengan Tujuh Budi Utama, Kumpulan Kisah Spiritual Penggugah Motivasi.

 

Indahnya Berbagi

Salam Literasi dan Komunikasi

 

3 thoughts on “Sekarung Gandum di Punggung Khalifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.